Mengenal Bahan Bakar Fosil : Batu Bara


batu bara
Sumber
Batubara merupakan bahan bakar fosil yang merupakan komoditas penting dalam hal energi pada saat ini karena banyak digunakan khususnya pada industri pembangkitan listrik (power plant) yang menggunakan bahan bakar utama batu bara.

Batu bara terbentuk dari fosil makhluk hidup yang berasal dari sisa tumbuhan pada zaman prasejarah yang berubah bentuk hingga sedemikian rupa yang awalnya berakumulasi di lahan gambut ataupun rawa.

Proses terbentuknya batu bara akibat terjadinya penimbunan lanau serta sedimen lainnya, bersamaan dengan terjadinya pergeseran kerak bumi (pergeseran tektonik) yang lama kelamaan akan menimbun area rawa dan gambut hingga mencapai pada kedalaman yang sangat dalam. Akibat terjadinya penimbunan tersebut, fosil tumbuhan akan mengalami tekanan dan temperatur yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan terjadinya proses perubahan secara fisik dan kimiawi yang kemudian akan mengubah fosil tumbuhan tersebut menjadi batu bara. Mutu pada setiap endapan dari batu bara ditentukan oleh tekanan, suhu dan lamanya waktu pembentukan batu bara tersebut atau biasa disebut dengan(maturitas organik).
coal etsworlds
sumber
Awalnya lahan gambut hasil akumulasi dari tumbuhan akan berubah menjadi batu bara muda (lignite) atau bisa juga menjadi batu bara coklat (brown coal). Pada fase ini terbentuk batu bara dengan tingkat maturitas organik yang rendah. Apabila dibandingkan dengan jenis batu bara lainnya, batu bara muda memiliki tekstur agak lembut dan lunak dengan warna yang bervariasi mulai dari coklat hingga hitam pekat.

Karena mendapat pengaruh tekanan dan suhu yang tinggi secara terus menerus selama jutaan tahun, batu bara muda kemudian akan mengalami perubahan yang berlangsung secara bertahap sehingga menambah tngkat maturitas organiknya. Pada proses tersebut mengubah batu bara muda menjadi batu bara (sub-bitumen).

Pengaruh tekanan dan suhu yang berlangsung secara terus menerus dalam kurun waktu yang lama mengakibatkan terjadinya perubahan fisik dan kimiawi pada batu bara tersebut, sehingga menjadi lebih keras dengan warna hitam legam atau disebut batubara (bitumen). Dalam kondisi dan proses pembentukan batu bara yang tepat, peningkatan maturitas organik batu bara yang semakin tinggi akan terus berlangsung hingga membentuk batu bara (antrasit) yang merupakan batu bara dengan kualitas terbaik. Batu bara bermutu tinggi akan memiliki kandungan karbon yang lebih banyak dengan tingkat kelembaban yang rendah dan menghasilkan jumlah energi yang lebih banyak.




0 Response to "Mengenal Bahan Bakar Fosil : Batu Bara"

Post a Comment

ads

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel