Jenis Pengikat (Fastener) pada elemen mesin


Untuk mengikat dua komponen menjadi satu diperlukan sambungan yang kuat dan mampu mengunci kedua komponen tersebut secara bersamaan. Untuk menggabungkan komponen pada elemen mesin diperlukan sebuah alat pengikat (fastener). Banyak sekali jenis pengikat yang digunakan pada suatu konstruksi mesin namun jenis pengikat yang banyak digunakan yaitu jenis pengikat berulir atau berdrat, misanya berupa baut, sekerup, mur dan stud. Jenis pengikat tersebut seringkali dianggap serupa antara satu sama lain, namun beberapa jenis pengikat tersebut dirancang dengan pertimbangan serta digunakan pada aplikasi tertentu. 

Komponen pengikat (fastener) pada konstruksi mesin cukup penting dan perlu perhatian khusus karena menahan beban yang besar dan sebagai tumpuan antar komponen, sehingga perlunya pemahaman yang baik dalam memilih jenis pengikat yang digunakan, bagaimana cara memasang pengikat dan perawatan pada komponen pengikat tersebut agar suatu mekanisme dapat berjalan dengan baik sehingga menghasilkan prosedur kerja yang sesuai.

Dalam suatu konstruksi mesin titik terlemah terdapat pada pengikat (fastener). Oleh karena itu perlunya mengetahui karakteristik serta kekuatan dari pengikat (fastener) yang terdapat pada konstruksi maupun mesin. Pengikat (fastener) tersebut harus digunakan dengan tepat dan sesuai dengan apikasi serta beban yang bekerja. Misalnya pada mur dan baut, yang merupakan jenis pengikat mekanis yang paling umum ditemukan dalam suatu konstruksi dan rancangan mesin, ukuran torsi  dan gaya yang bekerja harus sesuai dengan ukuran baut dan mur.

Besarnya kekuatan pada pengikat (fastener) ditentukan oleh beberapa aspek seeperti diamater, ketebalan dan jenis material yang digunakan. Apabila ingin meningkatkan kekuatan pada pengikat (fastener) terdapat beberapa pilihan misalnya memperbesar ukurannya, atau dapat pula memilih ukuran yang sama tetapi terbuat dari material dengan kekuatan yang lebih tinggi.


Berikut ini merupakan beberapa jenis pengikat (fastener) yang banyak digunakan untuk mengikat dan menyatukan komponen atau elemen mesin pada suatu konstruksi mesin.


Baut (Bolt)

Baut
Baut
Baut merupakan batang berulir yang dipasangkan dengan sebuah mur atau dimasukan ke dalam lubang berulir yang terdapat pada suatu komponen.


Sekerup Pengikat (Set Screw)

Sekerup Pengikat (Set Screw)
Sekerup Pengikat (Set Screw)
Sekerup Pengikat sekilas hampir serupa dengan baut tetapi berulir penuh. Sekerup Pengikat seringkali dikenal dengan sekrup berkepala (cap screw).


Baut Tanam (Stud)

Stud (Baut tanam)
Stud (Baut tanam)
Baut tanam atau Stud umumnya tidak berkepala dan berulir sepanjang batang pada setiap ujungnya. Baut tanam (Stud) mempunyai ulir yang berbeda pada pada setiap ujungnya yang berfungsi untuk menyesuaikan kegunaan dari stud tersebut.


Baut Berkepala Bulat (Cup Head Bolt)

Baut Berkepala Bulat (Cup Head Bolt)
Baut Berkepala Bulat (Cup Head Bolt)
Baut berkepala bulat mempunyai sebagian tangkai yang berbentuk persegi yang berfungsi untuk menahan baut.


Metal Thread

Metal Thread
Metal Thread

Metal Thread merupakan Sebuah sekerup berulir penuh dengan diameter yang dilengkapi dengan sebuah mur heksagon. Bentuk kepala berbentuk bulat dan terdapat alur yang berfungsi untuk memutar dengan menggunakan obeng. Metal thread umumnya digunakan untuk menyatukan komponen yang relatif ringan atau penopang bracket ukuran kecil.


Gutter Bolt

Gutter Bolt
Gutter Bolt
Gutter Bolt mempunyai ulir penuh dengan kepala berbentuk kubah dan terdapat sebuah alur yang berfungsi untuk memutar baut menggunakan obeng atau alat bantu lainnya.


Grub Screw

Grub Screw
Grub Screw
Grub Screw adalah Sebuah sekrup tanpa kepala dengan alur yang terdapat pada ujung sekrup yang berfungsi untuk memutar sekrup menggunakan obeng. Grub Screw digunakan pada sekrup yang terpasang atau terbenam di bawah permukaan.


Self Tapping Screw

Self Tapping Screw membentuk ulir ke dalam logam yang tipis. Self Tapping Screw digunakan secara langsung pada logam lembaran atau mur logam lembaran khusus yang dipasangkan pada komponen tersebut. Semua bentuk kepala sekerup umumnya dapat digunakan dengan self tapping screws.


Baut "U" (U Bolt)

Baut "U" (U Bolt)
Baut "U" (U Bolt)

U Bolt berbentuk huruf U dengan terdapat ulir pada masing-masing ujungya. U Bolt umumnya digunakan unntuk penahan pipa dan pegas daun (leaf springs).


Cotter Pin

Cotter Pin
Cotter Pin

Pada Cotter Pin terdapat bagian rata pada satu sisinya dan terdapat ulir pada bagian ujungnya. Bagian runcing yang rata berfungsi sebagai penahan komponen seperti kingpin truk. Washer dan mur dipasang pada cotter pin agar tidak terjadi pergerakan.


Baut Baterai (Battery Bolt)

Baut Batere (Battery Bolt)
Baut Batere (Battery Bolt)

Battery Bolt adaah baut dengan kepala persegi yang digalvanis dan sering digunakan pada terminal-terminal baterai (accu) yang terdapat pada pada kutub (kepala) batere.


Taper Lock Stud

Taper Lock Stud
Taper Lock Stud

Pada Taper Lock Stud terdapat ulir khusus untuk menghasilkan ulir meruncing pada ujungnya. Ulir tersebut hampir sama runcingnya untuk membuat interference fit pada saat stud dipasang. Taper Lock Stud umumnya digunakan pada beban dengan apikasi yang berat khususnya pada peralatan yang bergerak.


Plow Bolt

Plow Bolt
Plow Bolt

Plow Bolt mempunyai kepala meruncing agar dapat masuk pada lubang sekrup yang terbenam. Plow Bolt umumnya digunakan untuk memasang blade pada dozer dan grader.








0 Response to "Jenis Pengikat (Fastener) pada elemen mesin"

Post a Comment

ads

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel