Pengertian Sensor dan Jenis-Jenisnya

Berbagai macam alat serta mekanisme menggunakan sensor dan secara tidak sadar seringkai kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa jenis sensor diciptakan untuk memudahkan berbagai macam aktifitas misalnya menyalakan lampu otomatis dengan mendeteksi keberadaan kita, menyesuaikan suhu kamar, mendeteksi api atau asap, membuka pintu dan masih banyak mekanisme dan pekerjaan yang menggunakan sensor.

Apa itu Sensor ?


Sensor adalah perangkat input yang menyediakan sinyal output berdasarkan dengan kuantitas fisik atau besaran input tertentu. Sensor dapat didefinisikan pula sebagai perangkat yang mendeteksi perubahan dalam bentuk listrik atau fisik atau dalam jumlah lain dan dengan demikian menghasilkan output sebagai akibat perubahan kuantitas yang disebut sebagai Sensor. Secara umum, output pada sensor ini akan dalam bentuk sinyal listrik atau optik.


Jenis-Jenis Sensor


Sensor kecepatan


Sensor kecepatan adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi kecepatan suatu benda atau kendaraan. Terdapat berbagai jenis sensor untuk mendeteksi kecepatan seperti sensor kecepatan roda, speedometer, LIDAR, radar kecepatan gerak, log pitometer, radar doppler, indikator kecepatan udara, tabung pitot, dan sebagainya.


Sensor temperatur

sensor suhu
sensor suhu

Sensor temperatur adalah sensor yang memberikan pengukuran perubahan suhu yang dikirimkan sebagai sinyal listrik. Sinyal listrik tersebut berupa tegangan listrik yang sebanding dengan pengukuran kondisi suhu terukur. Dalam Sensor temperatur, perubahan dalam Suhu berhubungan dengan perubahan dalam sifat fisiknya seperti resistansi atau tegangan.


Sensor Proximity

sensor proximity
sensor proximity

Sensor proximity adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya suatu objek, khususnya pada objek berupa logam tanpa harus menyentuhnya secara langsung. Prinsip kerja sensor proximity yaitu dengan memancarkan medan elektromagnetik dan mencari perubahan bentuk medan elektromagnetik ketika benda atau objek terdeteksi.


Sensor Magnet

sensor magnet
sensor magnet

Sensor magnet adalah sensor yang mudah terpengaruh dan peka terhadap medan magnet kemudian memberikan perubahan kondisi output. Prinsip kerja Sensor magnet yaitu akan aktif ketika konduktor mempengaruhi medan magnet, sehingga magnet tersebut tertolak atau tertarik sesuai dengan pengaruh konduktor yang diberikan.


Sensor Suara/Sensor Ultrasonik

sensor suara
sensor suara

Sensor suara atau sensor ultrasonik adalah sensor yang bekerja akibat adanya pantulan gelombang suara. Prinsip kerja sensor ultrasonik yaitu dengan menghasilkan gelombang suara, yang selanjutnya akan ditangkap kembali dengan perbedaan waktu tangkap sebagai parameter utama sensor suara.


Sensor Tekanan

sensor tekanan
sensor tekanan

Sensor tekanan adalah sensor yang merubah tekanan menjadi induktansi. Prinsip kerja sensor tekanan yaitu merubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik.


Sensor Penyandi (encoder)

sensor penyandi
sensor penyandi

Sensor Penyandi (Encoder) adalah sensor yang berfungsi merubah gerakan linear atau rotasi menjadi sinyal digital. Sensor penyandi terdiri dari 2 lapis penyandi, yaitu : 

Pertama, Penyandi rotari tambahan (mentransmisikan jumlah tertentu dari pulsa pada masing-masing putaran) sehingga membangkitkan gelombang kotak pada objek yang diputar. 

Kedua, Penyandi absolut (melengkapi kode binary tertentu pada masing-masing posisi sudut). Pada penyandi absout apabila lebih rapat pulsa gelombang kotak yang dihasilkan membentuk suatu pengkodean dalam susunan tertentu.


Sensor Flame

sensor flame
sensor flame

Flame sensor adalah sensor yang mampu mendeteksi nyala api dengan panjang gelombang berkisar antar 760 nm - 1100 nm.


Selain jenis sensor yang sudah diuraikan diatas, berikut ini merupakan berbagai jenis sensor yang biasanya digunakan dalam berbagai macam aplikasi. Semua sensor tersebut digunakan untuk mengukur salah satu sifat fisik atau besaran tertentu seperti Temperatur, Resistansi, Kapasitansi, Konduksi, Perpindahan Panas, dll.


  • Sensor jarak
  • Akselerometer
  • Sensor IR (Sensor Infra Merah)
  • Sensor cahaya
  • Sensor ultrasonik
  • Sensor Asap, Gas dan Alkohol
  • Sensor Sentuh
  • Sensor Warna
  • Sensor kelembaban
  • Sensor Kemiringan
  • Sensor Aliran dan Level




0 Response to "Pengertian Sensor dan Jenis-Jenisnya"

Post a Comment

ads

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel