Jenis-Jenis Metode Alignment

Alignment adalah proses menyelaraskan atau mensejajarkan poros yang mengalami misalignment atau ketidak selarsan antara satu poros dengan poros yang lain hingga sesuai dengan batas standar toleransi operasional. Proses Alignment yang baik dan akurat sangat penting agar suatu mesin atau alat dapat beroperasi dengtan baik tanpa ada masalah. Alignment umumnya dilakukan pada komponen mesin dengan siklus kerja rotasi atau berputar dengan poros penggerak yang disupport oleh komponen lain seperti bearing, poros, seal mekanis, dan kopling. Tujuan dari proses alignment adalah untuk memastikan kedudukan poros dapat selaras dengan sempurna terhadap garis tengahnya.

Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk meng-alignment poros yaitu visual line-up, cross dial, rim and face, straightedged/feeler gauge, dan reverse dial. Beberapa Metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan serta metode yang dapat digunakan pada kondisi tertentu.


Metode Visual Line-Up

Metode Visual Line-Up
Metode Visual Line-Up
Metode Visual Line-Up adalah metode alignment yang paling umum dan mudah untuk dilakukan. Metode Visual Line-Up umumnya digunakan pada instalasi awal, dimana metode ini memungkinkan teknisi atau operator dapat menganalisa kelayakan instalasi dan kondisi kerja.


Metode Straightedge

Metode Straightedge
Metode Straightedge
Metode Straightedges adalah metode alignment yang digunakan untuk menentukan offset pada bagian kopling. Koreksi metode ini dilakukan di bawah keempat kaki mesin. Metode Straightedge menggunakan alat bantu berupa feeler gauge atau taper gauge yang berfungsi untuk mengukur jarak antara bagian kopling pada bagian atas dan bawah kopling.


Metode Dial Indicator (Rim and Face)

Metode Dial Indicator (Rim and Face)
Metode Dial Indicator (Rim and Face)
Metode Rim and Face pada prinsipnya serupa dengan metode Straightedge atau feeler gauge, tetapi pada metode Rim and Face lebih akurat karena menggunakan dial indicator. Pembacaan tepi (rim) berfungsi untuk mengukur offset antara bagian kopling. sedangkan Pembacaan wajah (face) berfungsi untuk mengukur perbedaan sudut antara wajah kopling. Perubahan dihitung menggunakan rumus yang sama dengan metode straightedge.

Kelebihan metode rim and face:

1. Digunakan ketika hanya satu poros yang dapat diputar.
2. Memberikan tindakan pencegahan yang benar, karena perataan presisi dan dapat dicapai dengan metode ini.

Sumber kesalahan alignment metode Rim and Face :

1. Endfloat mempengaruhi pembacaan wajah.
2. Indikator braket yang bergeser dapat mempengaruhi pembacaan.
3. Eksentrik, skewedcouplings atau permukaan yang rusak dapat menyebabkan kesalahan.
4. Kelonggaran fixture dapat menyebabkan kesalahan.
5. Jika posisi Indikator batang tidak tegak lurus terhadap poros dapat menyebabkan kesalahan.


Metode Dial Indicator (Cross Dial)

Metode Dial Indicator (Cross Dial)
Metode Dial Indicator (Cross Dial)
Metode Cross Dial menggunakan dua buah dial indikacor yang dipasang tepat 180 derajat secara terpisah untuk mengetahui bacaan dari antar poros. Misalignment paralel dan sudut dapat dikoreksi pada saat yang bersamaan. Metode ini memungkinkan sambungan poros tetap terpasang, karena poros harus bergerak bersama.

Kelebihan metode Cross Dial :

1. Metode alignment yang cukup akurat karena menggunakan dial indikator
2. Proses alignment yang mudah dan cepat

Sumber kesalahan alignment metode Cross Dial :

1. Batang indikator harus tegak lurus terhadap poros
2. Kelonggaran
3. Indikator yang tidak sejajar satu sama lain
4. Braket indikator yang bergeser
5. Kopling backlash


Metode Dial Indicator (Reverse Dial)

Metode Dial Indicator (Reverse Dial)
Metode Dial Indicator (Reverse Dial)
Metode Reverse Dial menggunakan dua buah dial indicator yang membaca dari poros ke poros dan hampir serupa dengan metode cross dial, perbedaanya pada dial indikator yang berada pada bidang yang sama satu sama lain. Offset dan angularitas digabungkan dalam perhitungan pada metode ini.

Kelebihan Metode Reverse Dial:

1. Metode yang paling akurat menggunakan dial indicator
2. Mudah dan cepat digunakan

Sumber kesalahan alignment metode Reverse Dial :

1. Batang indikator harus tegak lurus terhadap poros
2. Kelonggaran
3. Indikator yang tidak sejajar satu sama lain
4. Braket indikator yang bergeser
5. Kopling backlash


Metode Laser

Metode Laser
Metode Laser
Metode alignment laser mirip dengan metode rim and face, namun pada meetode ini menggunakan cahaya laser untuk menjangkau jarak antar poros. Misalignment dapat ditentukan oleh pergerakan sinar laser pada permukaan detektor dengan menggerakan kedua buah poros secara bersamaan.

Kelebihan alignment metode Laser :

1. Merupakan metode alignment yang paling akurat
2. Perhitungan alignment dapat dibuat dengan cepat langsung ke komputer
3. Hanya membutuhkan 180 derajat poros rotasi
4. Kemampuan bergerak secara horizontal

Sumber kesalahan alignment metode Laser :

1. Pengaruh Panas dan dingin pada udara dapat merusak komponen laser dan mempengaruhi hasil perhitungan alignment
2. Kelonggaran dalam braket atau perlengkapan
3. Kopling backlash




Referensi :
https://www.myodesie.com/
https://www.plantservices.com/

0 Response to "Jenis-Jenis Metode Alignment"

Post a comment

ads

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel