Mengenal Bahaya dan Dampak Penggunaan Asbes

Mengenal Bahaya dan Dampak Penggunaan Asbes
Mengenal Bahaya dan Dampak Penggunaan Asbes
Asbes adalah salah satu mineral yang banyak digunakan pada industri karena sifatnya yang tahan api, kedap suara, dan sifat isolasi yang alami. Bahan yang mengandung asbes paling banyak ditemukan pada produk konstruksi dan bangunan.

Meskipun banyak digunakan dan mudah ditemukan, ternyata asbes berdampak buruk terhadap kesehatan bahkan dapat memeicu terjadinya kanker. Ratusan ribu orang menderita penyakit karena disebabkan oleh bahan yang mengandung asbes disekitarnya.

Secara umum penyakit yang disebabkan oleh paparan asbes dikelompomkan menjadi dua jenis yaitu jinak (benign) dan ganas (malignant). The International Agency for Research on Cancer (IARC) yang merupakan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker menyatakan bahwa terdapat hubungan definitif antara paparan asbes dan empat jenis kanker.


Penyakit Ganas Akibat Papareran Asbes (Malignant)

Paparan asbes dapat menyebabkan beberapa penyakit serius khususnya pada orang yang telah menghirup atau menelan asbes dalam jumlah besar maupun dalam jangka waktu yang lama akan memiliki risiko tinggi terkena kanker terkait dengan asbes. Berikut ini beberapa penyakit ganas yang diakibatkan oleh asbes.

1. Mesothelioma

Mesothelioma adalah jenis kanker langka yang terbentuk pada lapisan paru-paru, jantung, perut, atau bahkan testis. Paparan asbes merupakan satu-satunya penyebab mesothelioma yang diketahui saat ini. Sebagian besar kasus mesothelioma tidak dapat didiagnosis hingga menyebar ke area lain di dalam tubuh. 

2. Kanker paru-paru

Paparan asbes pada beberapa kasus dapat menyebabkan kanker paru-paru jika serat atau serpihan asbes terperangkap di dalam paru-paru. Perokok yang terpapar asbes akan secara signifikan meningkatkan risiko kanker paru-paru apabila dibandingkan dengan orang yang bukan perokok.

3. Kanker ovarium

Beberapa penelitian mengkonfirmasi hubungan antara paparan asbes dengan penyebab terjadinya kanker ovarium. Pada beberapa kasusu, ditemukan serat asbes yang ditemukan pada ovarium wanita karena paparan asbes. Serpihan asbes terseut dapat mencapai organ melalui aliran darah, sistem getah bening atau saluran reproduksi.

4. Kanker Laring

Penyakit ganas lain yang disebabkan oleh asbes adalah kanker laring. Terdapat hubungan yang terbukti dapat menyebabkan kanker laring dengan paparan asbes, meskipun resiko terkena kanker laring tertinggi terjadi pada perokok dan pengkonsumsi alkohol berat.



Penyakit Jinak Akibat Paparan Asbes (Benign)

Pengertian dari "jinak" disini merupakan kebalikan dari ganas. Yaitu, tumor atau penyakit jinak cnederung tidak bersifat kanker. Namun, bukan berarti tidak berbahaya bagi kesehatan secara keseluruhan. Berikut ini beberapa penyakit jinak yang diakibatkan oleh asbes.

1. Asbestosis

Asbestosis, atau fibrosis paru adalah suatu kondisi di mana jaringan paru-paru bagian dalam mengalami luka parah karena terjadi kontak dengan serat asbes. Asbestosi adalah penyakit yang paling umum dan banyak diderita dari semua penyakit yang berhubungan dengan asbes. Asbestosis bukanlah merupakan tumor spesifik, namun bekas luka yang menutupi bagian dalam paru-paru.

Ketika terjadi kontak antara serat atau serpihan asbes dengan permukaan paru-paru, sistem kekebalan tubuh secara alami akan membentuk bekas luka dalam upaya penyembuhan alami akibata papran benda asing. Asbestosis tidak menyebabkan kanker, namun pada kondisi yang parah dapat menyebabkan gagal napas atau gagal jantung karena serpihan serat asbes yang menumpuk dalam jangka waktu yang lama.

2. Plak pleura

Ketika zat asing seperti serpihan serat asbes memasuki tubuh khususya pada bagian paru-paru, respons imun tubuh alami dapat terjadi dan menyebabkan plak pada pleura menumpuk.

Plak pleura terjadi ketika membran paru-paru dan bagian dalam tulang rusuk menebal dan terdapat penumpukan kolagen yang terkalsifikasi (plak). Plak pleura tidak terlalu berbahaya dan dapat menghilang dalam paparan asbes jangka pendek.

3. Efusi pleura

Efusi pleura bukan kanker atau penyakit, melainkan kelebihan cairan yang terjadi pada paru-paru. Efusi pleura terjadi antara lapisan pleura, seperti antara jaringan paru-paru dan lapisan luar paru-paru (mesothelium). Efusi pleura terkadang merupakan gejala mesothelioma, dan penumpukan cairan tersebut dapat menghilang atau dikeringkan dengan pembedahan.





Referensi :
[1] https://www.asbestos.net/asbestos/
[2] https://www.asbestos.com/

0 Response to "Mengenal Bahaya dan Dampak Penggunaan Asbes"

Post a comment

ads

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel