Klasifikasi dan Jenis Impeller Pompa Sentrifugal Beserta Karakteristiknya

Dari semua jenis teknologi pompa, pompa sentrifugal adalah  salah satu jenis pompa yang paling banyak digunakan karena dapat melakukan kerja dengan lebih efisien. Namun, dalam pemilihan spesifikasi pompa sentrifugal yang tepat untuk suatu aplikasi tertentu melibatkan berbagai macam pertimbangan. Salah satu faktor utama yang menentukan kinerja pompa sentrifugal adalah pemilihan jenis impeller pompa yang tepat dan sesuai.

Pengertian Impeller Pompa Sentrifugal

Sebelum lebih lanjut mengenai pemilihan jenis impeller dan spesifikasi, lalu apakah itu Impeller pompa ?. Impeller adalah komponen pada pompa sentrifugal yang berputar yang berfungsi untuk mentransfer energi dari motor pompa ke fluida kerja. Impeller pompa terdiri dari baling-baling (vanes) yang menciptakan gaya sentrifugal saat berputar untuk memindahkan fluida dari selubung (casing) ke saluran pembuangan (discharge).

Impeller diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, yang masing-masing memiliki karakteristik dan kinerja berbeda yang digunakan untuk aplikasi tertentu. Karena impeller merupakan bagian vital yang dimainkannya dalam operasi pompa sentrifugal, Anda dapat melihat mengapa jenis dan ukuran impeller merupakan faktor penting dalam spesifikasi pompa.


Klasifikasi dan Jenis-Jenis Impeller Pompa Sentrifugal

Secara umum berikut ini merupakan jenis-jenis impeler pada pompa sentrifugal.

1. Open Impeller (Impeler Terbuka)

Open Impeller (Impeler Terbuka)
Open Impeller (Impeler Terbuka)

Seperti namanya, open impeller atau impeller terbuka memiliki baling-baling yang terbuka di kedua sisi tanpa selubung pelindung. Karena tidak memiliki penyangga di kedua sisi, impeller jenis ini cenderung lebih lemah, dan oleh karena itu biasanya digunakan dalam ukuran pompa yang lebih kecil dan murah yang tidak beroperasi di bawah tekanan yang signifikan. Meskipun impeller terbuka mampu menangani tingkat kandungan padat tidak seperti impeler tertutup, namun membutuhkan NPSH yang lebih tinggi untuk dapat beroperasi tanpa kavitasi, kerusakan, dan hilangnya efisiensi.

2. Semi-Open Impeller (Impeler semi terbuka)
Semi-Open Impeller (Impeler semi terbuka)
Semi-Open Impeller (Impeler semi terbuka)

Impeler semi-terbuka memiliki selubung dinding belakang yang menambah kekuatan mekanis pada baling-baling (vanes), sementara terbuka pada sisi lain. Impeller semi terbuka merupakan perpaduan antara impeler terbuka dan tertutup dalam hal efisiensi dan NPSH pada pompa sntrifugal, oleh karena itu impeller semi terbuka cocok digunakan untuk pompa sentrifugal berukuran sedang dengan sejumlah kecil padatan yang lunak. Hal yang perlu diperhatikan pada impeler semi-terbuka yaitu jarak bebas antara baling-baling dan selubung pompa yang harus kecil, seolah-olah terjadi selip dan resirkulasi yang terlalu besar.

3. Closed Impeller (Impeler tertutup)

Closed Impeller (Impeler tertutup)
Closed Impeller (Impeler tertutup)

Impeler tertutup memiliki selubung tertutup pada bagian depan dan belakang sehingga memberikan kekuatan maksimum pada pompa. Impeller tertutup memiliki NPSH rendah yang dibutuhkan dan memberikan aliran yang lebih efisien. Namun, pada pompa dengan impeller tertutup memiliki desain yang lebih rumit dan mahal karena ketergantungannya pada cincin aus jarak dekat untuk mengurangi beban aksial dan membantu menjaga efisiensi pompa. Impeler jenis ini merupakan yang paling populer untuk pompa besar yang mentransfer cairan bersih karena rentan tersumbat saat bersentuhan dengan padatan.


Jenis Impeller berdasarkan Banyaknya Saluran Masuk (Suction)

Impeller dapat diklasifikasikan berdasarkan jumlah titik di mana cairan dapat masuk ke dalam impeller (suction) yang berupa impeller hisap tunggal atau hisap ganda.

Jenis Impeller berdasarkan Banyaknya Saluran Masuk (Suction)

1. Single Suction Impeller (Impeller hisap tunggal)

Single Suction Impeller (Impeller hisap tunggal) memungkinkan cairan masuk ke tengah bilah hanya dari satu arah impeller.

2. Double Suction Impeller (Impeller hisap ganda)

Double Suction Impeller (Impeller hisap ganda) memungkinkan cairan masuk ke tengah bilah pada kedua sisi impeller secara seragam.


Karakteristik Impeller Berdasarkan Aliran

Impeller dapat dirancang untuk memberikan berbagai karakteristik aliran pada pomp sentrifugal. Berdasarkan karakteristik jenis aliranny impeller dapat memiliki tiga jenis aliran yang berbeda yaitu aksial, radial, dan campuran. Karena pompa sentrifugal juga diklasifikasikan dengan cara tersebut, oleh karena itu pemilihan impeller tergantung pada kecocokan karakteristik aliran pompa terhadap impeller.

Karakteristik Impeller Berdasarkan Aliran
Karakteristik Impeller Berdasarkan Aliran

1. Axial Flow Impeller (Impeller aliran aksial)

Axial Flow Impeller (Impeller aliran aksial) memindahkan fluida sejajar dengan impeler

2. Radial Flow Impeller (Impeller aliran radial)

Impeler aliran radial memindahkan fluida pada sudut kanan ke impeler itu sendiri.

3. Mixed Flow Impeller (Impeller aliran campuran)

Mixed Flow Impeller (Impeller aliran campuran) memiliki karakteristik pada kedua aliran aksial dan radial, dimana dapat memindahkan media pada sudut yang berbeda dari aliran radial sudut kanan.





Referensi :

[1] http://www.bpel.co.uk/

[2] https://www.globalspec.com/

[3] https://www.castlepumps.com/

[4] https://www.engineersedge.com/

0 Response to "Klasifikasi dan Jenis Impeller Pompa Sentrifugal Beserta Karakteristiknya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel