Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ads

Mengenal Jenis-Jenis Bahan Amplas dan Fungsinya

Jenis Bahan Amplas


Untuk melakukan proses finishing pada permukaan kayu, besi ataupun bahan lainnya menggunakan amplas untuk mengerjakan proses tersebut. Amplas dapat digunakan secara manual dengan menggosokan permukaan abrasif pada amplas menggunakan tangan atau dapat pula dengan menggunakan bantuan mesin amplas untuk menghasilkan proses pengikisan yang lebih cepat.

Seringkali kita menemukan ukuran dan jenis amplas yang dibedakan berdasarkan kepadatan pasir atau butiran abrasif pada amplas yang menggunakan standar  FEPA (Federation of European Producers of Abrasives) atau CAMI (Coated Abrasives Manufacturing Institute). Nilai kekasaran pada amplas ditentukan oleh ukuran yang menyatakan tingkat kekasaran dan kemampuan abrasif pada permukaan amplas. Semakin rendah nilai atau ukuran amplas maka semakin tinggi kekasarannya, begitu pula sebaliknya jika semakin tinggi ukuran amplas maka semakin halus permukaan amplas tersebut. Misalnya amplas dengan ukuran 100 memiliki tingkat kekasaran yang lebi besar daripada amplas ukuran 1000.

Selain mempertimbangkan ukuran kekasaran amplas, selain itu perlu juga untuk mengetahui dan melakukan pemilihan jenis bahan abrasifnya. Beberapa jenis butiran abrasif lebih cocok untuk beberapa kondisi permukaan bahan tertentu. Berikut ini merupakan jenis-jenis bahan pada permukaan abrasif amplas dan fungsinya.


1. Emery

Emery merupakan butir batu gelap alami yang paling sering digunakan pada amplas untuk menghilangkan korosi dan atau pemolesan baja dan logam lainnya. Tepi partikel emmery bisa terlalu tajam untuk pengamplasan bahan kayu.

2. Garnet

Garnetmerupakan sekelompok mineral silikat alami yang sedikit lebih lembut dari batu api atau emery, sehingga cenderung lebih cepat kusam saat digunakan untuk mengampelas bahan logam. Bahan garnet paling cocok digunakan untuk pengamplasan kayu halus.

3. Zirconia alumina

Zirconia alumina merupakan produk sintetis bahan abrasif pada amplas dan relatif tahan lama dan cocok untuk menghaluskan logam dan untuk pengamplasan awal pada permukaan kayu kasar. Saat mengampelas logam dengan zirkonia alumina, partikel butiran abrasif sebenarnya bisa menjadi lebih tajam, jadi tidak perlu sering-sering mengganti amplas.

4.  Aluminium Oxide

Aluminium Oxide merupakan bahan abrasif sintetis yang sangat tahan lama, aluminium oksida sangat cocok untuk proses pengamplasan dan pemolesan berbagai jenis logam, termasuk perunggu dan baja paduan. Selain itu jenis bahan ini menjadi pilihan yang baik untuk pengamplasan semua jenis kayu dengan tekstur keras dan kasar.

5. Silicon Carbide

Silicon carbide merupakan bahan abrasif pada amplas yang paling tahan lama dari semua bahan abrasive sintetis. Silikon karbida bagus digunakan untuk pengamplasan berbagai macam bahan, termasuk logam, plastik, kayu keras, dan kayu lunak.




Referensi :

https://www.bobvila.com/

http://www.madehow.com/

Post a Comment for "Mengenal Jenis-Jenis Bahan Amplas dan Fungsinya"