Mengenal Perbedaan Kabel Tunggal dan Serabut Beserta Kegunaannya

Kabel Tunggal dan Kabel Serabut
Kabel Tunggal dan Kabel Serabut


Kabel merupakan salah satu benda yang dapat dengan mudah kita temui dan kita gunakan sehari-hari. Kabel digunakan untuk menghubungkan atau menstransmisikan energi listrik dari suatu tempat ke tempat yang lain.Terdapat berbagai macam karakteristik dan ukuran kabel yang digunakan sesuai dengan aplikasi dan kegunaannya. Untuk penggunaan transmisi energi listrik tegangan tinggi membutuhkan ukuran kabel yang lebih kokoh dan besar agar dapat menampung kapasitas arus listrik yang mengalir pada kabel tersebut. Sebaliknya pada penggunaan barang elektronik yang kita gunakan menggunakan ukuran kabel yang lebih kecil sesuai dengan penggunaan tegangan dan arus yang lebih kecil.

Selain ukurannya, seringkali kita melihat terdapat jenis kabel dengan tembaga atau core tunggal (solid cable) dan kabel serabut (strainded cable). Kedua jenis kabel tersebut digunakan sesuai dengan penggunaan dengan mempertimbangkan beberapa hal seperti besarnya tegangan, arus, komponen yang digunakan, ukuran kawat, biaya dan efektifitas transmisi.

Perbedaan fisik antara kedua jenis kabel yaitu pada  atau solid sedangkan kabel serabut (stranded) terbuat dari sejumlah kabel tipis yang  dipilin bersama dan terorganisir. Berikut ini merupakan karakteristik, kegunaan, kelebihan dan kekurangan pada kabel tunggal dan kabel serabut.


1. Kabel Tunggal (Solid Cable)

kabel tunggal adalah kabel yang terdiri dari inti logam atau kawat tunggal dengan bentuk yang padat (solid) sebagai media trasnmisi energi listrik. Kabel tunggal umumnya digunakan pada aplikasi transmisi energi listrik yang besar dan dapat digunakan untuk penggunaan luar ruangan.

Kelebihan kabel tunggal

Kabel tunggal lebih sering digunakan karena biasanya lebih terjangkau daripada jenis kabel serabut karena biaya produksinya yang lebih murah dan mudah diproduksi. Kabel ini memiliki bentuk yang sederhana namun cukup awet dan tahan lama serta tidak rentan terhadap kegagalan akibat korosi.


Kekurangan kabel tunggal

Salah satu masalah utama pada penggunaan kabel tungal adalah kabel tidak memiliki  kelenturan dan keuletan yang baik untuk beberapa kondisi dan instalasi kabel. Selain itu jika terdapat getaran yang konstan, kabel pada akhirnya dapat mengalami keausan dan putus, sehingga perlu dilakukan penggantian. Oleh karena itu, jenis kabel tunggal tidak optimal penggunaan yang membutuhkan banyak gerakan atau membutuhkan fleksibilitas yang tinggi.

Aplikasi dan Penggunaan Kabel Tunggal

Berikut ini merupakan beberapa contoh penggunaan kabel tunggal :

- Rangkaian listrik bangunan

- Kabel listrik tegtangan tinggi

- Transmisi listrik outdoor


2. Kabel Serabut (Stranded Cable)

Kabel serabut (stranded cable) adalah kabel yang tersusun atas beberapa kawat yang digabungkan menjadi satu. Karena terdiri dari serabut kawat yang tersusun, kabel serabut relatif lebih fleksibel dan cocok untuk penggunaan perangkat elektronik yang membutuhkan media transmisi yang lebih fleksibel.

Kelebihan kabel serabut

Kabel serabut lebih fleksibel dan mudah dibentuk sesuai kebutuhan. karena sidatnya yang fleksibel kabel serabut dapat menahan getaran dan pembengkokan tanpa terjadi kerusakan pada struktur kabel tersebut.

Kekurangan

Kabel serabut tidak ideal untuk mencegah interferensi elektromagnetik karena terdapat celah atau saluran udara di antara setiap batang kawat serabut yang diciptakan oleh medan magnet di sepanjang permukaan kabel. Selain itu kabel serabut cenderung membawa arus listrik lebih sedikit daripada kbel tunggal dengan ukuran yang sama.

Aplikasi dan Penggunaan Kabel Tunggal

Berikut ini merupakan beberapa contoh penggunaan kabel tunggal :

- Papan sirkuit

- Kabel speaker

- perangkat elektronik kontrol


Perbandingan Kabel Tunggal dan Kabel Serabut

Dalam hal biaya, konstruksi sederhana, dan daya tahan, maka kabel tunggal lebih unggul. Karena terdiri dari kawat tunggal padat, maka kabel tunggal lebih tahan terhadap kerusakan dan membantu mencegah interferensi elektromagnetik dan mengurangi efek kulit (skin effect) yang disebabkan oleh medan magnet yang terjadi pada permukaan kawat. Kabel serabut lebih ditujukan untuk aplikasi yang membutuhkan fleksibilitas kabel yang baik agar dapat dengan mudah dililit, ditekuk dan dibentuk kembali.

Dalam memilih antara kawat tunggal atau kawat serabut harus mempertimbangkan beberapa hal seperti, biaya awal & jangka panjang, aplikasi, beban, fleksibilitas, dan daya tahan. Faktor-faktor tersebut harus dipertimbangkan untuk menentukan kebutuhan kabel yang sesuai agar penggunaannya lebih tepat dan efisien baik secara penggunaan dan biaya.




Referensi :

[1] https://blog.jemelectronics.com/

[2] https://www.firefold.com/

[3] https://www.flukenetworks.com/

0 Response to "Mengenal Perbedaan Kabel Tunggal dan Serabut Beserta Kegunaannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel